Penting!!! 9 Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

Sebagian besar orang sudah tahu bahwa rokok itu berbahaya. Dalam setiap kemasan rokok selalu ada peringatan bahwa merokok dapat menyebabkan penyakit jantung, kanker, impotensi dan bahkan kematian.

Namun karena sifatnya yang adiktif/mencandu masih banyak perokok yang belum bisa berhenti dari mengkonsumsi produk ini.



Gambaran umum soal rokok

Menurut data WHO (2015) setiap tahun di seluruh dunia lebih dari 5 juta orang meninggal karena rokok. Angka ini bisa meningkat jadi 8 juta per tahun pada tahun 2030 jika rokok tidak dikendalikan.

Di Indonesia data tahun 2010 setiap tahun ada 200 ribu orang meninggal karena rokok. Ini sama saja dengan 548 orang meninggal setiap harinya. Kalo satu pesawat Garuda Airbus A330 isinya 500 orang, maka korban rokok sama dengan satu pesawat Airbus jatuh setiap hari.

Korban rokok sehari sama dengan Korban Airbus A330 jatuh setiap hari

Selain jumlah korban yang banyak rokok juga berbahaya bagi orang-orang yang hidup di sekitar perokok. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 menunjukkan ada 92 juta perokok pasif di Indonesia dengan 62 juta perempuan dan 30 juta laki-laki. Dari angka itu 11,4 juta adalah anak usia 0-4 tahun.

Angka-angka ini menunjukkan betapa rokok sangat berbahaya bagi kesehatan.

 

Kenapa Rokok Berbahaya Bagi Kesehatan?

Lalu kenapa rokok bisa sangat berbahaya? Jawabannya adalah karena rokok mengandung zat berbahaya dan menimbulkan gangguan kesehatan berat.

Rokok mengandung 7.000 zat kimia yang 69 diantaranya adalah bersifat karsinogenik (penyebab kanker). Diantara kandungannya adalah beberapa zat berbahaya tidak layak konsumsi yang juga dipakai untuk bahan baku barang-barang lain seperti:

Rokok mengandung zat berbahaya bagi kesehatan

 

Lebih jelas berikut ini beberapa zat yang ada di dalam rokok:

 

  1. Nikotin

Rokok mengandung nikotin dalam jumlah yang sangat tinggi. Nikotin merupakan zat adiktif/candu yang membuat perokok ketagihan dan sulit untuk berhenti.

Nikotin memiliki efek buruk bagi kesehatan yaitu meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung, memicu serangan jantung dan stroke, menimbulkan rusaknya jaringan otak, dan mengerasnya arteri jantung.

 

  1. Tar

Tar adalah partikel padat yang timbul pada saat rokok dibakar. Partikel ini akan masuk dan mengendap dalam tubuh, dalam kurun waktu lama ia akan membentuk residu berwarna coklat dan lengket. Inilah yang menyebabkan mengapa gigi perokok berwarna kuning kecoklatan.

Residu atau tar yang mengendap di paru-paru perokok yang akan mengakibatkan timbulnya flek, lendir atau kotoran yang berakibat pada tersumbatnya dinding paru-paru manusia. Tar juga bersifat karsinogenik/menyebabkan berbagai macam kanker.

 

  1. Amonia

Kandungan amonia dalam rokok menyebabkan nikotin lebih adiktif. Pada saat amonia bereaksi dengan nikotin, ia akan mengubah nikotin menjadi bentuk gas sehingga memudahkan nikotin terserap oleh paru-paru, saluran pernafasan, dan aliran darah.

Baca juga  Kandungan dan Bahaya Rokok Elektrik

 

  1. Karbon Monoksida

Karbon monoksida adalah gas yang dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna. 5% dari asap rokok adalah karbon monoksida yang mampu berikatan dengan hemoglobin sehingga menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Ini yang menyebabkan seorang perokok merasa lemas dan tidak bugar. Contoh karbon monoksida dalam kehidupan sehari-hati adalah polusi asap kendaraan.

 

  1. Arsenik

Arsenik merupakan logam berat yang terdapat pada asap tembakau yang bisa meracuni darah dengan mudah, merusak pembuluh darah, jantung, mengurangi kemampuan sel untuk memperbarui diri, dan menyebabkan kanker. Dalam jangka pendek arsenik menyebabkan bau nafas, keringet berlebihan, dan gangguan saraf. Di tempat lain Arsenik biasanya dijadikan sebagai bahan baku racun hewan

 

  1. Kadmium

Kadmium merupakan zat kimia yang terdapat pada baterai dan juga asap rokok anda. Zat ini akan masuk kedalam tubuh bersamaan dengan asap rokok yang dihisap dan akan mengendap pada lapisan ginjal yang mengakibatkan kerusakan ginjal. Kadmium digunakan sebagai bahan baku batu baterai.

 

  1. Formaldehida

Formaldehida biasanya digunakan untuk mengawetkan mayat. Dalam asap rokok, zat ini membuat orang disekitar perokok menjadi terbatuk-batuk dan membuat rasa perih pada mata. Ia bersifat karsinogenik dan menyebabkan kanker nasofaring dan leukemia.



Selain kandungan diatas masih ribuan zat beracun lain yang terdapat dalam rokok dan asap rokok yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Misalnya saja:

  • Aseton, bahan baku cat
  • Asetilena, bahan baku pemantik atau korek api
  • Benzene atau Bensol, dipakai sebagai bahan bakar
  • DDT, bahan baku racun serangga
  • Hidrogen Sianida, bahan baku plastik an racun serangga
  • Metanol, alkohol kayu atau metil alkohol dipakai sebagai bahan bakar pesawat luar angkasa, pesawat roket
  • Phenol, pembersih dan disinfektan untuk toilet

 

Video percobaan merokok ini memberi gambaran jelas betapa rokok ini sangat berbahaya

 

9 Macam Penyakit Akibat Rokok

Dengan berbagai kandungan yang berbahaya seperti di atas, maka merokok bisa menimbulkan berbagai macam gangguan kesehatan.

Beberapa gangguan kesehatan yang bisa dialami para perokok dan orang-orang di sekitarnya adalah sebagai berikut;

 

1. Berbagai Macam Kanker

Karena merupakan zat adiktif rokok membuat anda menikmati asupan berbagai zat berbahaya ke dalam tubuh yang sebagian diantaranya merupakan zat karsinogenik (menimbulkan kanker).

Asap rokok yang terhirup masuk dari mulut kemudian masuk melalui tenggorokan sebelum dinikmati di dalam paru-paru.

Karena itu perokok berisiko mengalami berbagai macam kanker terutama yang terkait sistem pernapasan seperti kanker mulut, kanker pita suara dan kanker paru. Perokok 6 kali lebih berisiko mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Baca juga  Bahaya Merokok Terhadap Kesuburan

Tidak itu saja, perokok juga berisiko kanker lain seperti:

  • Kanker kandung kemih terjadi pada 40 persen perokok. Penelitian menemukan senyawa 2-naphthylamine dalam rokok itu karsinogenik mengarah pada kanker kandung kemih.
  • Kanker payudara, hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum hamil pertama berisiko lebih besar terkena kanker payudara.
  • Kanker servik pada perempuan. 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok, karena perempuan perokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual.

 

2. Penyakit Paru

Asap rokok akan membebani kerja paru-paru, lama kelamaan kondisinya semakin menurun dan rusak. Akibatnya fungsi paru terganggu, aliran darah menjadi tidak lancar dan sulit bernapas.

80 persen kasus Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) disebabkan oleh rokok. Perokok lebih lebih berisiko menderita radang tenggorokan, pneumonia, emfisema (kerusakan pada kantung udara atau alveoli) dan bronkitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus selama 3 bulan) dan kanker paru.

Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru.

 

3. Penyakit Jantung

Asap rokok yang masuk ke dalam tubuh lama-lama akan menjadi plak yang menempel pada dinding jantung, mengakibatkan darah tidak mengalir sempurna. Ditambah dengan karbon monoksida yang mengambil oksigen dalam darah lebih banyak, membuat jantung memompa darah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung.

Padahal jantung memiliki fungsi vital bagi tubuh dengan tugasnya memompa darah. Jika jantung sudah tidak berfungsi dengan baik, maka hidup anda tidak normal bahkan terancam dengan kematian.

 

4. Impotensi

Merokok bisa merusak pembuluh darah dan mempersempit arteri sehingga mengurangi aliran dan tekanan darah ke penis. Dalam jangka panjang akan menimbulkan impotensi bagi pria perokok.

Menurut penelitian laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun yang merokok berisiko mengalami disfungsi ereksi sekitar 50 persen.

Rokok juga mengurangi kuantitas dan kualitas sperma dan mengurangi tingkat kesuburan.

 

5. Gangguan Kehamilan

Merokok dapat menyumbat saluran darah dan membuat asupan makanan dari ibu ke janin tidak lancar. Proses inilah yang membuat ibu hamil perokok atau terpapar asap rokok orang lain berisiko mengalami bayi lahir prematur atau cacat, keguguran, kematian janin di dalam rahim, dan kematian bayi mendadak pada bayi baru lahir.

Baca juga  Ramadhan Saat Yang Tepat Berhenti Merokok

 

6. Stroke

Rokok dapat melemahkan pembuluh darah dan kinerjanya terhambat. Jika terjadi secara terus-menerus, risiko stroke akan meningkat bahkan pada mereka yang tidak memiliki riwayat penyakit stroke sekalipun.

 

7. Arterosklerosis

Nikotin dalam asap rokok mempercepat penyumbatan arteri karena penumpukan lemak. Ini menimbulkan jaringan parut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis.

 

8. Penyakit Lambung

Asap rokok yang masuk sistem pencernaan (lambung) meningkatkan produksi asam lambung. Awalnya terlihat sepele dan tidak berbahaya, tetapi jika terjadi terus-menerus, penyakit lambung kronis akan mengancam kesehatan anda.

 

9. Gangguan Medis Lainnya

Selain gangguan diatas, rokok juga menyebabkan gangguan kesehatan lain seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), asma paarh, radang saluran napas, degenerasi makula (hilangnya penglihatan secara bertahap), katarak, lebih sering sakit-sakitan, noda di gigi dam gusi, sariawan di usus serta dan merusak penampilan.

Penyakit Rokok

Tips Agar Terhindar dari Asap Rokok

Nah setelah tahun berbagai bahaya diatas, bagaimana menghindari rokok atau paparan asap rokok orang lain? Berikut tipsnya :

 

Untuk diri sendiri

  • Jika anda perokok segeralah berhenti merokok, minta bantuan orang lain. Atau anda bisa subscribe artikel di web ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
  • Bantu sebarkan berita terkait bahaya rokok di media sosial anda supaya orang tahu bahwa anda mendukung lingkungan yang bebas asap rokok.
  • Dukung kebijakan pengendalian konsumsi rokok.

 

Untuk keluarga dan orang tercinta

  • Jika di rumah ada suami, istri atau anak yang masih merokok, bantulah mereka untuk segera berhenti. Berikan motivasi dan share tulisan di web ini.
  • Jadikan rumah anda sebagai rumah yang bersih dan bebas asap rokok. Mintalah para perokok untuk merokok di luar rumah. Tempelkan stiker di depan pintu rumah bahwa rumah ini bebas asap rokok. Dan jangan sediakan asbak di dalam rumah.

 

DI tempat umum

  • Di tempat umum anda menemukan orang yang merokok, tegurlah atau laporkan ke petugas/satpam. Misalnya di sekolah, di rumah sakit, puskesmas, kantor, tempat umum, mall dan lain-lain, ada yang merokok peringati segera. Karena UU 36 tentang kesehatan menyatakan tempat tersebut sebagai Kawasan Tanpa Rokok.

 

Semoga kita terhindar dari asap rokok dan bahaya asap rokok orang lain.

Comments

comments

5 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *