Rokok

Pengertian dan Sejarah Rokok Yang Tak Banyak Orang Tahu

Pengertian Rokok

Pengertian Rokok adalah produk tembakau yang digulung dalam kertas berbentuk silinder disertai dengan atau tanpa busa penyaring (filter) yang dikonsumsi dengan cara dibakar dan kemudian dihisap asapnya. Bahan baku utama adalah tembakau yang sudah melalui berbagai macam proses dan penambahan berbagai zat lainnya.

Rokok merupakan salah satu produk tembakau selain cerutu, bidis, snuff, tembakau pipa, guthka, shisha dan produk lainnya. Satu kesamaan dengan produk tembakau lainnya adalah cara konsumsinya melalui pembakaran dan asapnya dihisap melalui mulut ke paru-paru. Beberapa peneliti sepakat menyebut rokok dan produk tembakau lainnya sebagai alat penghantar nikotin (nicotine delivery devices).

Sejarah Rokok dan Penggunaan Tembakau

Berawal dari Fungsi Spiritual ke Fungsi Rekreasi

Membicarakan sejarah rokok tentu tidak terlepas dari sejarah tembakau. Tumbuhan ini ditemukan di Australia sejak 500 abad sebelum masehi. Namun sumber yang paling masyhur adalah yang mengatakan bahwa tembakau berasal dari benua Amerika.

Pada awalnya tembakau digunakan sebagai medium untuk ritual keagamaan. Kandungan tembakau yang halucinogenic diyakini mampu mengantarkan konsumennya untuk berkomunikasi dengan arwah para leluhur.

Persis seperti kemenyan yang digunakan oleh para dukun. Cerita ini tergambar dari banyak gambar yang ditemukan oleh para sejarawan di gua-gua kuno di benua Amerika.

Selain untuk fungsi spiritual, tembakau juga digunakan untuk pengobatan. Pada waktu itu tembakau dicampur dengan rempah-rempah lain untuk mengobati orang sakit atau luka. Kemudian sesudah pemakaiannya meluas, tembakau digunakan sebagai alat rekreasi.

Orang yang menyebarkan penggunaan tembakau secara lebih luas adalah para penjelajah dari Eropa. Pada abad ke-17, tepatnya tahun 1642, Christoper Columbus pertama kali menemukan tembakau saat ke San Salvador. Namun saat dihadiahi oleh penduduk asli Amerika dengan tembakau, Columbus membuangnya saat dalam perjalanan pulang.

Baca juga  Rokok Penyebab Stres

Namun kemudian yang membawa kebiasaan merokok ke Eropa adalah Rodrigo de Jerez yang berpetualang ke Kuba. Setelah ia membawa rokok ke Eropa kemudian penggunaannya terus meluas, meski pada masa awal dia semapt dihukum karena itu.

Kemudian orang mulai mengkonsumsi tembakau dengan dikunyah atau dengan memakai pipa. Yang kemudian berkembang seperti sekarang ini. Menurut sejarah tembakau yang digulung kertas pertama kali ditemukan para tentara di Turki dan Mesir pada tahun 1832.

Revolusi Mesin untuk Membuat Rokok

Setelah penemuan rokok di Turki itu, dunia produk tembakau mulai mengenai rokok. Dan sejak itu hand rolled cigarette mulai dikenal dan menjadi lebih popular, hingga Perancis mendirikan monopoli  pada 1843. Fenomena ini berlanjut saat Phillip Morris juga mulai menjual rokok di London pada tahun 1847. Mereka kemudian memproduksi dan menjual buatan sendiri pada tahun 1854 di Old Bond Street.

Perubahan besar terjadi saat revolusi industry, dimana James A. Bonsack mempatenkan penemuan mesin pembuat rokok (Bonsack Cigarette Machine) pada tahun 1881. Mesin ini mampu merevolusi cara pembuatan rokok menjadi lebih massif yang memungkinkan biaya produksi bisa lebih rendah sehingga rokok bisa dijual dengan harga yang lebih murah.

Pada saat itu tenaga manusia paling mahir sekalipun hanya bisa memproduksi paling banyak 3.000 batang rokok setiap harinya, sementara mesin Bonsack mampu membuat 120.000 batang rokok dalam sehari, 40 kali lebih banyak, sebuah efisiensi yang luar biasa.

Sejak penemuan mesin produksi Bonsack inilah kemudian rokok dengan mudah mampu jauh mengungguli produk tembakau lain dari segi popularitas, produksi serta konsumsinya. Salah satu tonggaknya adalah berdirinya berbagai perusahaan rokok yang kini menjadi pemain industri rokok di tingkat global seperti Phillip Morris dan BAT.

Baca juga  Pesan Bagi Para Perokok

Saat ini rokok sudah menjadi komoditas yang sangat popular, bahkan pada masa lalu ia didukung oleh dokter-dokter yang menjadi bintang iklannya. Pada masa Perang Dunia II, tentara Amerika Serikat dibekali rokok di dalam ransum mereka sebagai pasokan bagi prajurit yang sedang berperang.

Saat ini rokok dikonsumsi oleh kurang lebih 800 juta orang di seluruh dunia dengan 80% diantaranya hidup di Negara-negara berkembang.

Sejarah Rokok di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu dari 4 negara dengan jumlah perokok tertinggi di dunia. Jumlah perokok Indonesia lebih dari 60 juta perokok yang mewakili lebih 36% total populasi negara ini.

Bahkan Indonesia merupakan salah satu negara dengan presentase perokok laki-laki tertinggi di dunia (lebih dari 60%). Angka ini berarti dari 3 orang lelaki dewasa di Indonesia, bisa dipastikan 2 orang diantarany adalah perokok.

Produksi rokok juga terus meningkat setiap tahunnya. Dalam kurun waktu 4 tahun (2010 – 2014) produksi Indonesia meningkat hingga 100 milliar batang. Pada tahun 2010 produksi rokok Indonesia masih 260 miliar batang, namun pada tahun 2014 produksi rokok Indonesia sudah mencapai 360 milliar batang.

Dengan jumlah penduduk sekitar 270 juta jiwa, berarti setiap orang di Indonesia memiliki jatah sekitar 1.400 batang setiap tahunnya. Fantastis!!!

Adapun sejarah rokok di Indonesia diketahui tidak lepas dari penjajah belanda yang mengincar rempah-rempah di tanah air.

Kandungan rokok

Rokok mengandung 7.000 zat kimia yang 69 diantaranya adalah bersifat karsinogenik (penyebab kanker). Diantara kandungannya adalah beberapa zat berbahaya tidak layak konsumsi yang juga dipakai untuk bahan baku barang-barang lain seperti:

  • Aseton, bahan baku cat
  • Asetilena, bahan baku pemantik atau korek api
  • Arsenik, bahan baku racun hewan
  • Benzene atau Bensol, dipakai sebagai bahan bakar
  • Kadmium, bahan baku batu batre
  • Karbon Monoksida, seperti ditemukan dari polusi asap kendaraan
  • DDT, bahan baku racun serangga
  • Formaldehida, bahan pengawet mayat
  • Hidrogen Sianida, bahan baku plastik an racun serangga
  • Metanol, alkohol kayu atau metil alkohol dipakai sebagai bahan bakar pesawat luar angkasa, pesawat roket
  • Nikotin, zat adiktif yang juga dipakai sebagai racun serangga
  • Phenol, pembersih dan disinfektan untuk toilet
  • Tar, atau Ter bahan baku pelengket atau pengeras jalan (aspal)
Baca juga  Kenapa Rokok Bisa Membuat Kecanduan?

Pengertian Kandungan Rokok

Untuk memberi gambaran lebih jelas mengenai bahaya kandungan rokok terutama Tar bisa dilihat dalam video dibawah ini :

 

Comments

comments

3 comments

  1. I often visit your website and have noticed that you don’t update it often. More frequent updates will give your blog higher authority & rank in google.

    I know that writing content takes a lot of time, but you can always help yourself with miftolo’s tools which will shorten the time of creating an article to a couple of seconds.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.